Sejenak kita berpikir, apa sih sebenarnya pentingnya habits ? Habits/kebiasaan ini sangatlah penting untuk menciptakan suatu tindakan secara otomatis dan tanpa harus dikendalikan terlebih dahulu. Dan kita tetap ingat bahwa yang harus kita ciptakan bukanlah habits yang buruk, akan tetapi ciptakanlah habits yang diperintahkan oleh Allah SWT. Tentunya habits/kebiasaan baik.
Sejenak kita berpikir, apa sih sebenarnya pentingnya habits ? Habits/kebiasaan ini sangatlah penting untuk menciptakan suatu tindakan secara otomatis dan tanpa harus dikendalikan terlebih dahulu. Dan kita tetap ingat bahwa yang harus kita ciptakan bukanlah habits yang buruk, akan tetapi ciptakanlah habits yang diperintahkan oleh Allah SWT. Tentunya habits/kebiasaan baik.
Namun
sobat, kunci sukses kita tidak hanya itu. Kita punya cita-cita
setinggi langit. Tidak hanya sukses di dunia tapi juga di akhirat. So,
kita punya kunci sukses yang spesial dan tidak ada di agama lain
kecuali bukan islam. Kunci sukses yang bersumber dari ketaqwaan kita
kepada Allah SWT. Dan juga semata-mata untuk meraih ridha dari-Nya.
Kunci sukses kita sesungguhnya adalah SURGA. SURGA, apaan tuh ? Let’s check it out.
Apa
yang akan sobat jawab kalo ada orang yang bertanya, “Kita berasal dari
mana sih ?”. Mungkin diantara kalian ada yg ngejawab pake teori Darwin
tentang evolusi, atau dengan teori Stanley Miller tentang teori generatio spontanea, atau
juga ada yang diem gara-gara gak tau mau jawab apa (kasian banget
sih). Inilah realita remaja sekarang yang sudah disuguhi oleh kurikulum
sejarah barat. Padahal banyak ilmuwan barat sendiri yang telah
membantah teori ini. Tapi kenapa kita masih belajar kayak beginian yach
? Masya Allah.
Padahal
nih sobat, sekarang ini udah banyak loh ilmuwan barat yang sudah
membantah teori tentang evolusi. Chandra Wickramasinghe misalnya, ia
adalah seorang dosen matematika dan astronomi terapan di Universitas
Cardiff yang berhasil mengomentari hasil penghitungan yang di buat oleh
Robert Shapiro, salah seorang penganut Darwinisme dan evolusionisme.
Hasil perhitungan Shapiro ini menghitung peluang satu banding 1040.000
(Angka tersebut adalah "1" diikuti oleh 40. 000 nol, dan itu tidak ada
persamaannya di alam semesta) dalam pembentukan secara kebetulan 2.000
jenis protein berbeda yang diperlukan untuk menyusun sekadar bakteri
sederhana (tubuh manusia mengandung 200.000 bentuk protein berbeda).
(google.com).
Langganan:
Postingan (Atom)
Follow me
Translater
My Statistic
Followers
Label
Ummah Problems
(27)
Dakwah n' Khilafah
(19)
It's All About International University
(18)
Muslim/ah
(17)
My Article
(17)
4Teen
(16)
Muhasabah
(13)
My Contact
(9)
News
(9)
Open your Eyes
(8)
Aqidah
(6)
Conspiration
(4)
Motivation
(3)
Tips n Share
(2)
All Music
(1)
Gallery
(1)
Inilah proposal hidupku...
(1)
Muslimpreuneur
(1)
Napak Tilas
(1)
Blog Archieve
Popular Posts
Diberdayakan oleh Blogger.