The Power of Light

http://ervakurniawan.files.wordpress.com/2011/10/cahaya.jpgKetika malam hari menjelang... betapa cahaya begitu berarti bagi kehidupan.  Tanpa adanya cahaya, dunia terasa sepi dan hilang entah kemana.  Begitu gelap dan sangat gelap.  Hingga pada suatu saat, dunia seakan tidak ada kehidupan..

Bayangkan, betapa bersyukurnya kita diberikan cahaya oleh Allah SWT.  Jika tidak ada cahaya, bagaimana kehidupan dapat berjalan ? Tanpa cahaya, bagaimana manusia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya ? Dan tanpa cahaya, bagaimana manusia dapat melihat keindahan dan keajaiban dunia di sekelilingnya ? Inilah luar biasa kekuatan cahaya bagi kehidupan.  Begitu berharga..

Sekarang, bayangkan apabila kegelapan datang dan menutupi kehidupan kita.  Kecelakaan, pencurian, kejahatan, dan hal-hal negatif lainnya akan mungkin terjadi.  Dengan cahaya, mata kita dapat melihat mobil yang sedang berjalan.  Dengan mata, kita dapat melihat sikap dan diri seseorang.  Apakah dia akan berbuat jahat atau kebaikan ? Dengan begitu, kita terbantu untuk menjaga dan melindungi diri dan orang-orang disekitar kita.


Diri kita seperti hati kita.  Apabila kita membutuhkan cahaya untuk kehidupan kita, maka hati ini sejatinya membutuhkan sinar cahaya untuk meneranginya.  Kita mustahil terlepas dengan yang namanya dosa dan kemaksiatan.  Setiap jarum jam ini berputar.  Detik demi detik hingga hari demi hari.  Sulit bagi kita untuk terhindar darinya.  Ingatlah, dosa dan kemaksiatan ini bagaikan awan mendung yang menutupi hati manusia.

Jika kita terus menerus membiarkan awan ini menutupi hati kita, maka anggota tubuh ini akan ringan berbuat dosa.  Yang terlihat maupun yang tidak terlihat oleh orang lain.  Ini telah dibuktikan oleh Baginda Rasulullah SAW tentang lika-liku hati manusia.  Ali bin Abi Thalib r.a.menceritakan bahwa Rasulullah SAW. Bersabda,

 “Tiada satu hati pun kecuali memiliki awan seperti awan menutupi bulan. Walaupun bulan bercahaya, tetapi karena hatinya ditutup oleh awan, ia menjadi gelap. ketika awannya menyingkir, ia pun kembali bersinar.”(H.R Bukhari dan Muslim)

Tidakkah kita berpikir bahwa ciptaan Allah SWT berupa cahaya ini begitu berarti bagi kehidupan dunia ? Bahkan 'cahaya' yang disabdakan oleh Rasulullah SAW itu bagaikan cahaya yang menerangi kehidupan kita.  Sehingga akan bersinar hati dan perasaan jiwa untuk sujud dan patuh kepada perintah Allah SWT.

Dan ingatlah kita, bahwa kekuatan dan keistimewaan cahaya tidak hanya terbukti oleh pandangan dan perasaan kita.  Akan tetapi telah terbukti jauh dari saat manusia itu diciptakan.  Allah SWT telah memberikan nama salah satu surat di kalam-Nya yaitu Surah An-Nuur.  Yang berartikan cahaya.  Yang Insya Allah dengan cahaya inilah manusia bisa terbuka dan menemui arti siapa dirinya ? Mau kemana dia hidup di dunia ? Dan kemanakah dia akan kembali... []

0 comment:

Poskan Komentar